Jumat, 11 Maret 2011

2. PERKEMBANGAN DAN PENGEMBANGAN IPA


2. PERKEMBANGAN DAN PENGEMBANGAN IPA
KONSEP  DASAR  IPA
IPA DAPAT DIPELAJARI DARI:
1. Obyek
2. Gejala
3. Persoalan
4. Cara mempelajari
5. Perkembangannya – berubah
    Semua ini dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari
ASPEK YANG DIPELAJARI DALAM IPA:
1. Fisika
2. Kimia
3. Biologi
4. Bumi dan Antariksa
SAINS
BERISIKAN KONSEP-KONSEP, PRINSIP-PRINSIP BERLAKU DALAM  ALAM SEMESTA YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN SATU SAMA LAIN MENEROBOS SEMUA BATAS ANTARA BERBAGAI MATERI
MATA PELAJARAN  IPA MEMUSATKAN PERHATIAN PADA KONSEP UMUM DAN MEMANFAATKAN PENGETAHUAN DARI BERBAGAI BIDANG KEAHLIAN DALAM LAPANGAN ILMU ALAMIAH
       Beberapa definisi Science terdapat dalam kamus, ensiklopedia atau buku-buku tentang science, diantaranya:
  1. Science is a body organized knowledge,  atau sains adalah sekumpulan pengetahuan yang telah disusun.
  2. Natural science is a systematic and formulated knowledge dealing with material phenomena and based mainly on observation and induction, atau ilmu pengetahuan yang sistematik dan dirumuskan, yang berhubungan dengan gejala-gejala kebendaan dan didasarkan terutama atas pengamatan dan induksi.
  3. Science is knowledge of facts and laws based upon observation and arranged in an orderly system, atau sains adalah pengetahuan tentang fakta dan hukum-hukum yang didasarkan atas pengamatan dan disusun dalam suatu sistem yang teratur.

ORIENTASI  DAN  TUJUAN
1. ALAM SEBAGAI SUMBER ILMU PENGETAHUAN
2. ALAM SEBAGAI SUMBER KEHIDUPAN MANUSIA
3. ALAM MEMPENGARUHI CARA BERFIKIR DAN BEKERJA MANUSIA
4. ALAM MENDORONG PENGEMBANGAN TEKNOLOGI DAN PENDAYAGUNAANNYA
5. ALAM MEMPENGARUHI BUDAYA MANUSIA
6. MANUSIA MEMPENGARUHI PERUBAHAN ALAM
ORIENTASI  KEHIDUPAN
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu  (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan  bahagiamu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah  (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik  kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka)  bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang  berbuat kerusakan”  (QS. Al-Qashash: 77)
SIKAP, METODE, DAN PRODUK ILMIAH
1. SCIENTIFIC  ATTITUDES :
     kepercayaan/keyakinan, nilai-nilai,pendapat, obyektif, jujur dsb.   Misal: membuat keputusan setelah memperoleh cukup data yg berkaitan dengan problemanya.
2. SCIENTIFIC PROCESSES :
     Cara khusus dalam menyelidiki/memecahkan problema. Misalnya: membuat hipotesis, merancang dan melaksanakan eksperimen, mengumpulkan dan menyusun data, mrnganalisis  data dsb.
3.SCIENTIFIC PRODUCTS :
     Fakta, prinsip, hukum, teori dsb. Prinsip ilmiah: Logam bila dipanasi akan memuai.
Pada hakekatnya IPA merupakan:
  1. Suatu produk atau hasil
  2. Suatu proses yang mengandung metoda atau cara kerja, berfikir untuk memecahkan masalah. Dalam hal ini metoda yang digunakan adalah metoda ilmiah dan orang yang melaksanakan harus memiliki sikap yang ilmiah.
  3. Penggunaan atau aplikasi pengetahuan.
Ciri IPA adalah:
  1. Pengetahuan dalam IPA bersifat universil
  2. Konsep-konsep dalam IPA dapat diuji kebenarannya setiap waktu dan oleh siapa saja.
  3. Konsep dan hukum-hukum dalam IPA bersifat tentatif, artimya kemungkinan dapat berubah (diubah) jika diketemukan fakta baru yang tidak sesuai lagi dengan konsep dan hukum lama itu
Sikap ilmiah adalah yang harus dimiliki oleh seorang ilmuan, sikap tersebut antara lain:
  1. Obyektif terhadap fakta kenyataan (jujur)
  2. Tidak tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan atau keputusan
  3. Berhati terbuka, artinya bersedia mempertimbangkan pendapat atau penemuan orang lain, sekalipun pendapat itu bertentangan dengan pendapatnya sendiri.
  4. Dapat membedakan antara fakta dan pendapat
  5. Bersikap tidak memihak terhadap suatu pendapat tertentu tanpa alasan yang berdasarkan atas fakta.
  6.  Tidak mendasarkan kesimpulan atas prasangka
  7.  Tidak percaya akan takhayul
  8.  Tekun dan sabar dalam memecahkan masalah
  9. Bersedia mengkomunikasikan dan mengumumkan hasil penemuannya untuk diselidiki, dikritik dan disempurnakan.
  10. Dapat bekerja sama dengan orang lain (cooperativeness)
  11. Selalu ingin tahu (couriousity) tentang apa (what), bagaimana (how) dan mengapa (why), dari suatu masalah atau gejala yang dijumpainya
-          Metode ilmiah sebagai dasar Ilmu Pengetahuan Alam
Proses IPA sebagai suatu unsur yang dinamis yang menyebabkan pengetahuan tentang IPA menjadi bertambah dan berkembang, melalui suatu metode tertentu, yang kemudian disebut dengan metode ilmiah.Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
1.      Merasakan atau mengenal adanya suatu masalah dan ada keinginan untuk memecahkan masalah itu.
2.      Merumuskan masalah, untuk memperjelas masalah dan mempermudah langkah-langkah dalam pemecahan masalahnya.
3.      Mengumpulkan data yang ada hubungannya dengan masalah tersebut, caranya:
·         Melalui pengamatan / observasi
·         Mencari informasi dari buku-buku (studi referensi)
·         Mencari informasi dari orang-orang yang dianggap banyak mengetahui tentang masalah itu (recource person)
4.      Menyeleksi dan mengklasifikasikan data. Data yang terkumpul diseleksi, yang tidak ada hubungannya dengan masalah dibuang. Data yang diseleksi kmd diklasifikasikan atau digolong-golongkan sesuai dengan jenisnya/katagorinya. Kemudian data itu disusun misalnya dalam bentuk tabel/tabulasi data atau grafik.
5.      Merumuskan hipotesis, yaitu merumuskan jawaban-jawaban yang sifatnya sementara dan perlu dibuktikan kebenarannya.
6.      Melakukan eksperimen untuk menguji hipotesis.
7.      Mengambil kesimpulan dari hasil eksperimen. Sering kesimpulan yang diperoleh perbentuk konsep atau hukum
8.      Merumuskan teori.
Kedelapan langkah metode ilmiah diatas dapat diringkas menjadi 5 langkah pemecahan masalah:
1.      Merumuskan masalah
2.      Observasi
3.      Hipotesis
4.      Eksperimen
5.      Kesimpulan


PRODUK-PRODUK  ILMIAH
» Produk dan sasaran sains adalah konsep, prinsip, dan teori ilmiah. Dasar untuk pembentukan produk sains berasal dari data hasil observasi.
KONSEP: adalah suatu ide/gagasan yang digeneralisa sikan dari pengalaman-pengalaman  tertentu yang relevan. Misalnya konsep tentang listrik, magnet, sel, cahaya dsb
PRINSIP: adalah generalisasi yang meliputi konsep-konsep yang berkaitan. Misal, logam bila dipanasi akan memuai.
TEORI: adalah suatu generalisasi prinsip-prinsip ilmiah yang berkaitan dan yang menjelaskan gejala-gejala ilmiah. Teori menghubungkan, menerangkan dan meramalkan  berbagai macam hasil eksperimen dan observasi melalui cara-cara yang sederhana sampai pada yang paling efisien. Misal teori gravitasi, teori sel, teori evolusi dsb.
   
PERKEMBANGAN  KESADARAN  MELALUI BELAJAR SAINS
1. SESEORANG AKAN SEGERA MENYADARI BAHWA GEJALA YANG DITEMUKAN MELALUI PENGAMATAN DG INDERANYA.
2. INDERA MANUSIA SBG: Window to the world
3. SUATU KESADARAN TENTANG SULITNYA MENEMUKAN KONSEP DAN MEMECAHKAN MASALAH, AKAN DAPAT MEMBANTU SESEORANG DLM MENGEMBANGKAN KETRAMPILAN INTELEKTUAL, SIKAP ILMIAH, DAN METODE ILMIAH.
4. PROSES PERKEMBANGAN INI SUATU PERKEMBANGAN  MENTAL YG DIMULAI DARI: “Lack of understanding to under standing”
PERKEMBANGAN KESADARAN (WURYADI, 1971)
1. KESADARAN AKAN ADANYA GEJALA
2. KESADARAN AKAN ADANYA PROBLEMA
3.KESADARAN AKAN ADANYA PEMECAHAN PROBLEM
4.KESADARAN AKAN ADANYA CARA-CARA MEMECAHKAN MASALAH/PROBLEMA
5. KESADARAN AKAN ADANYA HUBUNGAN ANTAR KONSEP
6.KESADARAN AKAN ADANYA  PENGEMBANGAN SIKAP DAN METODENYA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar